slogan

Technican Blog adalah blognya Orang orang tehnik..

Labels

Tuesday, 16 December 2014

TUGAS SEORANG FITTER ( PIPE FITTER )

          Seorng Fitter (Pipe fitterr ) adalah partner bagi seorng Welder (Juru las ) . jikalau keduanya menganggap Client dalam melakukan tugas kerja masing- masing maka akan menghasilkan pekerjaan yg bener- bener berkualitas.dalam artian harus bekerja sama untuk menghasilkan pekerjaan yg berkualitas.

         Yang akan saya sampaikan kali ini adalah tugas seorang Fitter ( Pipe Fitter ) dalam melakukan FIT-UP sebelum seorng Welder melakukan sebuah rangkaian pengelasan.

- Fit-Up (penyetelan) adalah kegiatan dimana seorng Fitter (Pipe fitter ) merangkai dan menyambung bagian bagian yg akan mengalami pengerjaan selanjutnya, yaitu sebuah proses dari Pengelasan.
Hal hal yg perlu di perhatikan saat melakukan Fit-Up adalah;
        
      - Persayaratan tentang ketidak lurusan dari sambungan las untuk jenis pipa dan tube.
      - Jarak antara sambungan.
      - Tebal besarnya Root Face , sudut alur (Bevel).
      - Kebersihan permukaan sambungan.
      - Las ikat (Tek welnya)..
      - WPS.
      - Bridging (cara Mengikat).
      - Penguatnya. (Temporery Holding Bor ).
      - Pengalaman dari Individu (Seorang Fitter/Pipe Fitter ).
Kualitas penyetelan (Fit-Up) dan tek weld akan mempengaruhi dari hasil pekerjaan pengelasan selanjutnya.

Thursday, 11 December 2014

JENIS WELDING ELECTRODE YANG DIPAKAI DALAM PROSES PENGELASAN CARBON STEEL

Ada bebrapa jenis Electrode yg di gunakan untuk proses pengelasan carbon Steel,

     - Untuk pengelasan SMAW

             - E.6010              - E.7010
             - E.6013              - E.7028
             Yang semua ini mengacu pemakaian Electroda yg tercantum pada WPS.

      - Untuk proses pengelasan GTAW
             - ER. 70 S-2
             - ER .70 S -G
             - ER. 70 S-6 Mengacu kepada WPS yg di pakai.

       - Untuk proses pengelasan FCAW
             - E. 71 T-1 Ok outrod dual shield ultra 7100
             - E. 71 T-8 Core shield 8

       - Untuk proses pengelasan GMAW 
             - E.70S-2          - E.70S-6

       - Untuk proses pengelasan SAW
             - 1. Ok out rod 12.32 wire rod (ESAB)
                    fLUX 10.62 (ESAB)
                    F7 A8 EH 12K
             - 2. Ok out rod 12.22 (wire rod (ESAB)
                    Flux 10.71 (ESAB)
                    F7 A4 EM 12 K

        - Untuk Electroda SMAW
              Seperti :   E.7016,      E. 7026.      E.7028-G
                              E.7028,      E. 7028 -1
              Sebelum digunakan untuk mengelas trlebih dahulu di panaskan dngn petunjuk sbb;

Jika pack (ruang pemanas) di buka hanya untuk di gunakan periode 8 jam apa bila ada sisa  harus di simpan di Oven.
Jika Electroda ,Pack di buka ,Electroda basic harus di simpan pada oven temperatur 120 derajat c-150 derajat c selama 8 jam,untuk Weld Steel Electroda.
Ruang penyimpanan Electroda basic harus di kontrol dengan Humadity <50 p="">sewaktu proses pengelasan , Electroda selalu dalam quiver (s) dan dlm keadaan panas. kabelnya harus terpasang pada pawer Electic Tension.

Hal terpenting dlm pemilihan Electroda pd pengelasan SMAW dan GTAW untuk Baja Carbon adalah;
       
           - Kekuatan logam dasar
           - Komposisi kimia logam dasar
           - Posisi pengelasan
           - Sumber tenaga
           - Bentuk sambungan
           - Tebal dan bentuk logam  dasar
           - Kondisi atau spesifikasi pemakaian
           - Efisiensi produksi.

Demikian smoga bermanfaat buat pembaca sekalian.

      

CACAT PENGELASAN PADA BAJA KARBON

BAJA KARBON adalah panduan besi (fe) dan Karbon. Biasanya kadar karbon tisak melebihi 1% Mn tidak melebihi 1.65%, Cu dan Si masing2 tidak melebihi 0,60 %.
         Baja Karbon (carbon steel) dapat di bagi menjadi 4 bagian,
             1. Baja karbon rendah (Low Carbon Steel)
             2. Baja karbon Sedang (Medium Carbon Steel)
             3. Baja Karbon Tinggi (High Carbon Steel)
             4. Baja Lunak.
Yang ke empat jenis Karbon ini (Carbon Steel) dapat dilakukan pengelasan dengan bermacam proses.
       - Proses pengelasan SMAW
       - Proses pengelasan GTAW
       - Proses pengelasan FCAW
       - Proses pengelasan GMAW
       - Proses pengelasan SAW
Pengelasan SAW dapat dilakukan dengan menggunakan Electroda yang sesuai pada kadar karbonnya atau Electroda yang tercantum pada WPS (Welding Procedure Specification).
Retak pengelasan mungkin terjai pada baja Karbon dengan plate/pipa yg tebal dapat di hindari dengan pemanasan mula (Preheating). dan makin tinggi tebal plate dan makin makin besaSemua Baja Karbon ini (carbon Steel) termasuk material Pre.1. dan di dalam proses pengelasan pengelasan pemakaian Electrode harus  sesuai dengan marerialnya beserta kadar Karbonnya.


Monday, 26 July 2010

PEKERJAAN DENGAN OVER HEAD CRANE





Salah satu alat bantu angkat adalah over head crane dan pengangkatan yg menggunakan O/H crane bisa dilakukan oleh pekerja karena memang peruntukan nya untuk memudahkan pekerjaan di work shop.
Tetapi dalam mengoperasikan O/H crane semua pihak harus mengacu kepada standard operating procedure (sop 202).
Ada beberapa hal ketentuan yg harus di taati / kewajiban sebelum orang menggunakan O/H Crane;
1. Check kondisi alat sebelum di gunakan.
2. Gunakan PPE/APD Standard.
3. Pastikan anda tahu berat SWLbeban yg di angkat.
4. Crane di rancang untuk mengangkat beban tegak lurus / veertikal dan memindahkan secara horisontal
5. Jangan menarik / menyeret beban di lantai.
6. Jangan mengangkat beban melebihi kapasitas SWL yg tertera pd alat O/H Crane.
7. Gunakan 2 O/H Crane apabila mengangkat beban melebihi SWL {hanya bila mendesak}.
8. Apabila akan membalik beban melebihi 2 ton, agar dilakukan di luar work shop dengan menggunakan mobile crane kemudian di kembalikan kedalam work shop.
9. Perhatikan di sekitar pengangkatan apabila ada halangan, rintangan rintangan, semua harus dalam  keadaan  aman
10. Tidak di benarkan orang di bawah atau di sekitar radius pengangkatan.
11. Crane hanya boleh di operasikan oleh orang yg sudah di tunjuk, orang yg berwenang, atau yg sudah dapat pelatihan / training O/H Crane.
12. pemberi aba aba di usahakan hanya satu orang dan pemberi posisi aba aba mudah di lihat dan berilah aba aba dengan jelas dan benar { tanda aba aba yg umum di pakai}.
13. Operator berhak menolak dan menghetikan pengangkatan yg di anggap berbahaya / beresiko tinggi.
14. Pengangkatan atau pemindahan muatan harus secara halus perlahan dan di usahakan serendah mungkin.
15. Jangan menggunakan Over Head Crane jika terpasang label berbahaya [Danger Tag].
16. Menurunkan dan menaikkan beban secara perlahan , jangan menghentak.
17. Laporkan setiap kejanggalan pd O/H Crane kepada supervisor/Maintenance.


Sumber....SAFETY.
8.

Friday, 23 July 2010

JOB MEMORY DI GOSOWONG MINE HALMAHERA UTARA.

STANDARD OPERASIONAL PROSEDUR LALULINTAS

A. DASAR HUKUM

1. UU No 22 Tahun 2009 tentang lalulintas.
2. pasal 51 pp 43 Thn 1993 tentang pengguna jalur.

B. LALULINTAS.

Pengertian lalu lintas yaitu gerak mundur kendaraan, orang, hewan di jalan dengan menggunakan sarana jalan .

C. TUJUAN.

. sebagai usaha mempengaruhi pemakaian jalan untuk patuh dan taat terhadap peraturan peraturan lalulintas.
. untuk mengatasi kemacetan dan kepadatan lalulintas di jalan umum.
. untuk mengendalikan lalulintas supaya dapat berjalan tertib dan lancar.
. untuk melaksanakan wewenang kepolisian umum di tempat tugasnya.
. untuk melaksanakan tindakan pertama di tempat kejadian kecelakaan lalulintas.

D. KOMPONEN LALULINTAS.

. Berikan prioritas kepada pengguna jalan umum.
. Perhatikan laju/Kecepatan kendaraan yg sedang melintas.
. gunakan sll sign lalin pd siang dan malam serta isyarat peluit untk menghetikan kendaraan.
. paastika pengguna jln umum sdh berhenti, lalu sebrangkan kendaraan dan pejalan kaki.
. keselamatan petugas dan orng lain menjadi tanggung jwb petugas lalin itu sendiri.

E. PEJALAN KAKI.

. Peerhatikan kanan dan kiri.
. Tunggu isyarat dari petugas pengatur lalulintas jgn menyeberang sblm di silahkan.
. Pada saat menyeberang tetap mengawasi ars jalan karena sewaktu2 ada pengendara lain .

F. PENGEMUDI MOTOR, ALAT BERAT, MOBIL.

. Pastikan kendaraan andadlm kondisi baik.(rem, lampu sign, klakson, dll).
. Berikan kesempatan petugas pengatur menunggu ruang lalulintas yg tepat.
. Tunggu isyarat dari petugas lalulintas, jngn menyeberang sblm di silahkan.
. pada saat menyeberang tetap mengawasi ars jln krn swktu2 kendaraan lain menyalip.

sumber,Safety.

Thursday, 1 July 2010

JOB MEMORY

JOB MEMORY ELNUSA BALIKPAPAN
MEMORY JOB HH UTAMA BATAKAN
MACHINE  PRODUCTION HH UTAMA BATAKAN
ROLL MACHINE HH UTAMA BALIKPAPAN